Bareskrim Polri meningkatkan operasi siber setelah menelusuri aktivitas keuangan mencurigakan yang berkaitan dengan jaringan judi online berskala internasional. Hasilnya, ratusan rekening yang diduga menjadi wadah transaksi dan penampungan dana berhasil diblokir.
Langkah ini disebut sebagai salah satu operasi terkoordinasi terbesar, melibatkan unit kejahatan siber, perbankan, dan otoritas pembayaran digital.
Tujuan utama penindakan bukan hanya menghentikan situs yang beroperasi, tetapi memutus arus uang yang selama ini menopang bisnis ilegal tersebut.
Skema Jaringan: Dari Server Luar Negeri hingga Penampungan Lokal
Dari hasil penyelidikan, jaringan bekerja secara berlapis:
-
situs dan server ditempatkan di luar negeri,
-
promosi dilakukan melalui media sosial dan aplikasi pesan,
-
pembayaran dilakukan melalui rekening “mule” atau rekening pinjaman,
-
dana kemudian diputar kembali lewat investasi dan aset digital.
Model ini didesain agar sulit dilacak, sekaligus menghindari deteksi sistem perbankan.
Ratusan Rekening Diblokir, Jejak Transaksi Ditelusuri
Pemblokiran dilakukan setelah ditemukannya pola setoran dan penarikan dalam jumlah besar dengan frekuensi tinggi. Penyidik kini memeriksa aliran dana, mengidentifikasi pemilik asli, serta kemungkinan praktik pencucian uang.
Langkah lanjutan yang disiapkan termasuk:
-
pemanggilan saksi dan pemilik rekening,
-
audit digital terhadap transaksi terkait,
-
penyitaan perangkat dan dokumen pendukung.
Fokus pada Pengendali Utama, Bukan Hanya Operator Lapangan
Bareskrim menegaskan bahwa penindakan tidak berhenti pada admin atau pekerja teknis. Penyidikan diarahkan pada pihak yang diduga menjadi pengendali jaringan, penyedia modal, hingga pihak yang memfasilitasi pembayaran lintas negara.
Pendekatan ini diharapkan memberi efek jera dan menutup peluang terbentuknya jaringan baru.
Dampak Sosial & Ekonomi Jadi Pertimbangan
Judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga memicu masalah sosial: utang, penipuan, hingga konflik dalam keluarga.
Penindakan dilakukan seiring langkah edukasi publik agar masyarakat lebih waspada terhadap:
-
tautan permainan berhadiah,
-
penawaran deposit kecil dengan iming-iming bonus besar,
-
hingga permintaan meminjam rekening untuk “bisnis”.
Kolaborasi Perbankan dan Platform Digital Diperkuat
Perbankan diminta memperketat verifikasi nasabah, mendeteksi transaksi mencurigakan, dan mempercepat pelaporan. Sementara itu, platform digital diminta aktif menutup kanal promosi yang melanggar hukum.
Dengan kolaborasi tersebut, jalur transaksi diharapkan makin sempit dan aktivitas jaringan sulit berkembang.
Penutup
Pengungkapan jaringan judi online internasional dan pemblokiran ratusan rekening menunjukkan komitmen aparat dalam memberantas kejahatan siber yang merugikan masyarakat.
Bareskrim menegaskan penyidikan masih berjalan dan perkembangan akan disampaikan secara berkala. Masyarakat diimbau melapor jika menemukan aktivitas keuangan mencurigakan yang terkait judi online.