Joko Widodo menghadiri Bloomberg New Economy Forum 2025 di Singapura sebagai anggota Dewan Penasihat Global. Kehadiran mantan presiden ini menjadi sorotan karena forum ini merupakan ajang bergengsi bagi para pemimpin dunia untuk membahas tantangan ekonomi, inovasi teknologi, dan strategi pembangunan global.
Forum ini berlangsung pada 19–21 November 2025, dengan Jokowi dijadwalkan menjadi salah satu pembicara pada hari terakhir. Agenda utama yang dibahas termasuk intelijen ekonomi, transformasi digital, serta peran teknologi dalam meningkatkan ketahanan dan efisiensi ekonomi.
Fokus Jokowi: Intelijen Ekonomi dan Teknologi
1. Intelijen Ekonomi
Jokowi menekankan pentingnya pemanfaatan data real-time dan intelijen ekonomi dalam pengambilan keputusan strategis. Konsep ini bertujuan untuk mempercepat respons pemerintah, bisnis, dan sektor finansial terhadap perubahan pasar global serta fluktuasi ekonomi yang semakin dinamis.
2. Transformasi Teknologi
Selain ekonomi, mantan presiden ini menyoroti peluang dan tantangan dalam pemanfaatan teknologi canggih, seperti AI (Artificial Intelligence), 5G, dan IoT (Internet of Things). Jokowi menekankan bahwa pengembangan teknologi harus menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, memperkuat produktivitas, dan meningkatkan daya saing Indonesia di kancah global.
3. Strategi Pembangunan Global
Dalam pidatonya, Jokowi juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional untuk menghadapi isu ekonomi dan sosial yang kompleks, termasuk perubahan iklim, krisis energi, dan transformasi industri. Pendekatan ini menekankan bahwa kerja sama global sangat penting bagi stabilitas ekonomi dunia.
Peran Jokowi di Bloomberg New Economy Forum
Sebagai anggota Dewan Penasihat Global, Jokowi bertugas memberikan masukan strategis terkait isu ekonomi, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan. Peran ini juga memungkinkan Indonesia untuk memperkuat diplomasi ekonomi di tingkat internasional, memperluas jaringan investasi, dan memperkuat posisi negara di forum global.
Kehadiran Jokowi di forum ini memberikan kesempatan untuk menjalin komunikasi langsung dengan pemimpin global, investor, dan tokoh dunia, sekaligus mempromosikan strategi Indonesia dalam pengembangan ekonomi digital dan transformasi teknologi.
Dampak bagi Indonesia
Kehadiran Jokowi di Bloomberg New Economy Forum 2025 di Singapura diperkirakan akan membawa beberapa dampak positif bagi Indonesia, antara lain:
-
Meningkatkan citra Indonesia sebagai negara dengan ekonomi yang adaptif dan berbasis teknologi.
-
Memperluas peluang investasi terutama di sektor teknologi, energi terbarukan, dan industri digital.
-
Menguatkan diplomasi ekonomi internasional, memperkuat hubungan dengan pemimpin dan investor global.
-
Menjadi inspirasi kebijakan terkait data-driven governance dan inovasi ekonomi di tingkat domestik.
Kesimpulan
Kehadiran Joko Widodo di Bloomberg New Economy Forum 2025 menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang aktif dalam percaturan ekonomi dan teknologi global. Fokus pada intelijen ekonomi, transformasi digital, dan strategi pembangunan berkelanjutan menunjukkan visi Indonesia untuk tetap relevan dan kompetitif di era ekonomi modern.
Forum ini juga menjadi ajang bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi ekonomi, menarik investasi, dan menampilkan inovasi sebagai solusi tantangan global.